11 Media Tanam Organik

0
145
10 media tanam organik

Saat ini mulai tumbuh para penghobi pertanian yang hampir merata diseluruh daerah, selama ini petani identik dari kalangan pedesaan dengan teknik pertanian konvensional dan jenis tanaman yang turun temurun.

Para penghobi pertanian ini mengembangkan berbagai model pengembangan pertanian dengan berbagi media tanam, mulai dari tanah, air maupun media lainnya. Media tanam dibagai menjadi 2 yaitu media tanam organik dan media tanam an organik

Berikut 10 media tanam organik yang bisa digunakan :

1.Arang

Media ini sudah sangat lazim digunakan dan sangat mudah kita kita dapatkan, arang biasanya terbuat dari batok kelapa dan kayu yang dapat digunakan untuk tanaman anggrek, hanya kelemahan arang dia kurang mampu untuk dapat mengikat air dalam jumlah banyak.

2. Sekam padi

Sekam pagi merupakan media tanam yang sering digunakan dalam menanam tanaman hidroponik, namun juga digunakan untuk beberapa jenis tanaman pot. Pasalnya media tanam satu ini adalah bahan yang ekonomis.

Sekam padi biasanya digunakan setelah dilakukan proses pembakaran. Proses pembuatan sekam bakar ini adalah dengan cara dibakar hingga berubah warna menjadi hitam.

3. Batang Pakis

Pemanfaatan batang pakis biasanya untuk tanaman anggrek, pemanfaatannya bisa berupa batang utuh atau dengan cara dicacah terlebih dahulu kemudian ditampung dalam pot.

4. Pupuk Kandang

Media ini adalah berupa kotoran hewan yang sudah lama diendapkan sehingga tidak lagi mengandung gas, untuk kotorang hewan yang masih segar justru berbahaya bagi tumbuhan dan tidak cocok sebagai media tanam

5. Kompos

adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003)

6. Sabut Kelapa

Sabut kelala diperoleh dari kulit buah kelapa, pemakaianya bisa dengan dilakukan proses penghancuran yang menghasilkan media tanam berupa cocofiber (serabut) dan Cocopeat  (serbuk), sabut kelapa juga bisa digunakan langsung untuk beberapa tanaman seperti anggrek dll.

7. Humus

Humus adalah tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis yang lebat. Humus dikenal sebagai sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah, berada dalam keadaan stabil, berwarna coklat kehitaman. Secara kimia, humus didefinisikan sebagai suatu kompleks organik makromolekular yang mengandung banyak kandungan seperti fenol, asam karboksilat, dan alifatik hidroksida. (sumber : wikipedia.com

8. Moss

Moss merupakan media tanam yang berasal dari akar paku-pakuan yang banyak kita jumpai di hutan-hutan disekitar kita.

Kelebihan dari mos adalah tanaman mudah bernapas dan bmudah berkembang secara leluasa.

9. Kapas

Kapas bisa digunakan sebagai media tanam terutama untuk penyemaian, kapas dapat menahan air untuk waktu yang cukup lama.

10. Serbuk gergaji

Serbuk gergaji sangat mudah kita dapatkan

Serbuk gergaji atau serbuk kayu merupakan limbah industri penggergajian kayu. Selama ini limbah serbuk kayu banyak menimbulkan masalah dalam penanganannya yang selama ini dibiarkan membusuk, ditumpuk dan dibakar yang kesemuanya berdampak negatif terhadap lingkungan sehingga penanggulangannya perlu dipikirkan.

Salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah memanfaatkannya menjadi produk yang bernilai tambah dengan teknologi aplikatif dan kerakyatan sehingga hasilnya mudah disosialisasikan kepada masyarakat. (sumber : wikipedia.com)

11. Air

Media Air saat ini sangat familiar dikalangan para petani kota yang menggunakan media ini untuk model penanaman hidroponik, media ini digunakan dengan penambahan nutrisi untuk memicu pertumbuhan tanaman.

Selamat mencoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here